Dewan Pengupahaan DKI Jakarta: KHL Tahun 2019 Harus Lebih baik Dari Tahun Lalu

Media DPC FSP LEM SPSI Jakarta Timur, sisi lain setelah di keluarnya surat edaran MENAKER bahwa Gubernur seluruh indonesia agar mematuhi PP-78 TH 2015 Tentang Upah Buruh Minimum di tiap provinsi.

DKI Jakarta, Rabu 17 Oktober 2019 menetapkan harga survey pasar yang di lakukan 3x di 12 pasar Tradisional dan 3x di pasar modern, Ujar Bung Jayadi di Press conference di sela istirahat makan siang di DISNAKER DKI Jakarta

Yang akan kita tonjolkan yaitu 3 item yaitu sewa rumah, listrik dan Transpotasi plus kita masukan 1 item yaitu Rekreasi 1 Tahun sekali ke Ancol. Merujuk kesepakatan Tahun 2017 yang lalu angka dari unsur pemerintah

Sewa kamar: 1.000.000

Listrik: 300.000

Transpotasi: 600.000

Sedang dari unsur buruh

Sewa kamar: 1.200.000

Listrik: 450.000 karena faktanya listrik rata-rata 1300kwh yang 900kwh sudah tidak ada

Transpotasi: 1.400.000 karena menurut mentri perhubungan upah tergerus habis 30% ditranspot

Unsur APINDO ikut angka Pemerintah dan hasil bagi rata yaitu

Sewa kamar: 1.066.000

Transpotasi: 733.00

Listrik: 340.000

Jadi Rata-rata kenaikan 249.000 simulasi dengan prtumbuhan ekonomi DKI Jakarta 6,26% maka 389.800 kemungkinan muncul angka KHL Menjadi 4.131.000

ini tergantung dari Gubernur DKI Jakarta bahwa tahun 2017 yang lalu baru dua minggu menjabat tidak ada kekuatan dan alasan, sekarang kami punya alasan dan kekuatan , ujar bung Jayadi sebagai Dewan Pengupahaan dari Unsur Buruh FSP LEM SPSI DKI Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *